“aduh aku lupa, Pak Dwiki menyuruhku mengumpulkan artikel tentang
bangunan tua 2 hari lagi. Aduh Deadline nih”
kata Irha. Irha adalah fotografer sekaligus jurnalis pada salah satu perusahaan
majalah remaja di Ibukota.
“aduh rha,
tenanglah aku tau dimana tempat bangunan tua yang menarik untuk tulisanmu, dan
aku tau sedikit tentang bangunan itu” kata Ardi, salah satu teman Irha yang
juga fotografer an jurnalis majalah remaja.
“benar kau tau
?” tanyanya pada Ardi.
“ya benarlah,
untuk apa aku bohong padamu, sudahlah nanti ku bantu”.
“baiklah kalau
begitu besok kita kesana untuk mencari tau tentang bangunan tua itu, terima
kasih atas bantuanmu”
******
“Di, ayo berangkat sekarang” ajaknya.
“oh, baiklah
ayo berangkat”.
Pagi ini Ardi
dan Irha akan pergi ke bangunan yang umurnya tak muda lagi. Bangunan itu
terkenal angker. Setiba di pelataran bangunan angker itu, Ardi memrkir
mobilnya. Sebelum masuk ke bangunan itu Irha mengambil gambar bangunan tua itu
dengan kamera SLR-nya. Setelah memootretnya Irha melihat gambar pada kameranya,
di sana terdapat bayangan di balik pilar bangunan yang lumayan besar dan angker
itu. Setelah melihat gambar itu, Irha melihat ke balik pilar bangunan itu
tetapi tak ada apa-apa. Irha menjadi takut. Irha langsung berlari ke Ardi yang
sudah memasuki ruang tamu bangunan itu terlebih dahulu.
“ternyata,
bangunan ini adalah sebuah Villa milik keluarga Bapak Santoso” kata Ardi seteah
melihat bingkai foto keluarga yang terdapat tulisan Keluarga Besar Santoso di
bawah bingkai itu.
******
Sambil mengikuti Ardi dari belakang. Irha
memotret-motret bagian Villa tua ini. Sialnya lagi dalam gambar tersebut ada
bayangan yang tampak seperti pada gambar pertama, bedanya bayangan ini terdapat
di balik pintu. Setelah di tengok ke balik pintu, ternyata disana juga tak ada
apapun. Irha jadi semakin takut, bulu kuduknya berdiri, ia merinding setelah
melewati sebuah kamar yang lumayan besar, mungkin ini kamar utama, pikirnya.
Ardi yang terus berjalan sambil membawa handycam miliknya tak merasakan ada
yang aneh dari Villa ini.
“Ardi apa kau
tak merasakan ada yang aneh dengan Villa ini ?” tanyanya pada Ardi.
“tidak, aku tak
merasakan apapun, memang kau merasakan apa ?” Tanya Ardi.
Aku merasa
telah terjadi peristiwa yang mengenaskan di Villa ini” katanya.
“peristiwa apa
itu ?”
“entah apa yang
telah terjadi di Villa ini”.
Mereka berdua terus berjalan menyusuri
setiap sudut ruangan. Saat mereka berada di suatu ruangan, ruangan itu besar
sekali. Perabotannya tertutup dengan kain berwarna putih yang sudah pudar dan
tlah berdebu. Sekelebat mereka melihat bayangan yang berlalu sangat cepat
layaknya angin yang berhembus, mereka merasakam kalau bulu kuduk mereka sudah
berdiri tegak.
******
“apa itu tadi ?” Tanya Irha gemetar.
“aku juga tak
tahu”
Saat mereka
masih tertegun karena peristiwa tadi, mereka tak sadar bahwa di belakang mereka
ada yang melihat gerak-gerik mereka sejak pertama mereka datang.
“siapa kalian
dan sedang apa disini ?” Tanya orang misterius itu.
Irha dan Ardi
melonjak kaget setelah mendengar suara itu. Sebenarnya mereka takut untuk
membalikkan badan mereka, tetapi mereka memberanikan diri. Setelah membalikkan
badan, mereka menghela napas lega karena yang mereka lihat adalah bapak-bapak
yang umurnya sekitar 50 tahunan.
“aku piker tadi
setan, ternyata bapak-bapak” bisiknya pada Ardi.
“hush, ngawur
kamu kalo bicara” balas Ardi.
“oh perkenalkan
saya Ardi dan ini teman saya Irha. Kami jurnalis majalah remaja, maaf bapak ini
siapa ?”.
“saya Indra
penjaga Villa ini, apa tujuan kalian datang kemari ?”
“kami sedang
menulis artikel tentanng Villa ini untuk majah kami, boleh kami
berbincang-bincang dengan bapak ?”
“mari ikut
saya, kita berbincang bincang di sana!” ajak penjaga Villa itu.
Setelah lama berbincang-bincang mereka
baru mengetahui bahwa bayangan hitam yang dilihat oleh Irha adalah Pak Indra
yang mengawasi mereke sejak mereka datang. Lalu apa yang seperti angin tadi,
apakah itu juga Pak Indra ?, kalau itu memang penghuni Villa ini yang sudah
meninggal 2 tahun yang lalu karena dibunuh oleh audaranya sendiri di kamar
utama Villa ini. Setelah membunuh ia meninggal Villa dan saat akan berbelok ia
tertabrak oleh sebuah bis pariwisata. Mereka tidak akan mengganggu jika tak
diganggu, mereka hanya ingin tahu siapa yang mengunjungi Villa mereka. Ternyata
benar firasat Irha, telah terjadi peristiwa mengenaskan di Villa ini.
******
Akhirnya setelah mereka mendapatkan
informasi tentang Villa tua milik Keluarga Santoso dan sudah mendapatkan banyak
gambar Villa tua itu, mereka kembali ke kantor untuk mengerjakan artikel Villa
tua itu. 2 hari kemudian, artikel itu telah dimuat dalam majalah remaja di
Ibukota. Ternyata Pak Dwiki, atasan Ardi dan Irha sangat menyukai artikel
mereka. Ardi dan Irha mendapatkan bonus dari artikel mereka.
* SEMOGA MENARIK *
Ingin bermain Judi Online namun saldo ATM kosong?
BalasHapusTenang saja S128Cash menyediakan deposit via PULSA, OVO dan GOPAY.
Saya yakin dengan adanya ini sangat membantu Anda semua.
S128Cash juga menyediakan permainan-permainan populer kalangan Indonesia, seperti :
- Sportbooks
- Live Casino
- Sabung Ayam Online
- IDN Poker
- Slot Games
- Tembak Ikan Online
- Klik4D
Kami juga menyediakan berbagai BONUS menarik yang sangat mudah untuk Anda raih.
Berikut BONUS S128Cash :
- BONUS NEW MEMBER 10%
- BONUS DEPOSIT SETIAP HARI 5%
- BONUS CASHBACK 10%
- BONUS 7x KEMENANGAN BERUNTUN !!
Disini juga siap melayani Anda 24 jam 7 hari NONSTOP !! Kami tunggu kedatangan Anda ya..
Untuk informasi lebih lanjut bisa hubungi kami melalui :
- Livechat : Live Chat Judi Online
- WhatsApp : 081910053031
Link Alternatif :
- http://www.s128cash.org
Judi Bola
Situs Judi Bola Terbesar